Dengerin Buku, Enak Nggak?

Sekarang mulai populer audio book yaitu isi buku yang dinarasikan dan direkam didalam format mp3, sehingga bisa didengarkan seperti music atau radio. Beberapa penyedia audio book seperti audiobook.com dan audible.com cukup populer terutama di luar negeri.

Layanan penyedia audio book disini (lokal) nampaknya belum ada (atau saya belum pernah dengar), sehingga buku yang tersedia konten audionya kebanyakan adalah buku dari luar negeri. Ada komunitas radiobuku yang menyiarkan narasi sebuah buku. Namun formatnya adalah radio streaming, jadi memang cukup berbeda dengan audio book itu sendiri.

audible

Apakah audio book lebih baik daripada buku fisik? tidak juga, tidak semua jenis buku cocok untuk dibuat audio book. Buku teknikal tentu tidak terlalu cocok, terutama yang butuh banyak ilustrasi untuk penjelasannya :), namun buku seperti novel, cerpen cukup cocok untuk audio book. Selain itu jika naratornya bisa membawakan isi buku dengan bagus, tentu bisa menjadi kesan tersendiri. Jika naratornya adalah robot, mesin tentu jadinya jelek.

Menurut saya audio book mempunyai keunggulannya sendiri, terutama dari sisi kepraktisannya. Audio book cocok untuk didengarkan dikala kita melakukan kegiatan lain semisal sedang lari-lari, di angkot, dan saat rapat #eh. Selain itu karena dalam bentuk digital, audio book harusnya mempunyai harga yang lebih murah dan mudah didistribusikan. Sayangnya menjadi lebih mudah dibajak juga :(.

audiobook

Bagaimana cara kita menikmati buku, tentu saja mempengaruhi informasi yang terserap di dalam otak kita dan pembentukan suasana hati kita *tsaaahhh. Mendengar dan melihat buku menjadikan kita mahkluk omnivora dalam mengkonsumsi buku, semakin banyak indra yang berkolaborasi harusnya menjadi lebih banyak informasi yang terserap.

Saya sangat menantikan audio book dengan konten-konten berbahasa Indonesia, pasti sangat menarik. Bagaimana dengan kalian?

Leave a Reply