Mencari info tentang KPR, duh :(

kangkungs

Beberapa waktu yang lalu saya mengobrol dengan seorang teman melalui Whatsapp dan entah kenapa mulai membahas tentang KPR. Karena teman saya itu baru saja membeli rumah dengan KPR, jadi terpancing untuk bertanya-tanya. Setelah obrolan itu akhirnya saya menjelajah internet untuk mengumpulkan informasi tentang KPR.

Saya sebagai seorang tunawisma yang berada di golongan proletar, KPR merupakan hal yang tidak bisa dielakkan lagi, lambat laun bakal dihadapi. Oke, jadi langsung saja saya masukkan hasil rangkumannya disini hasil berselancar di internet. Saya tidak berpengalaman langsung mengurus KPR, jadi semoga tulisan ini berguna sebagai informasi awal :

Bunga KPR

Tentu hal ini yang penting untuk diperhatikan, jangan sampai karena salah perhitungan kita menjadi dicekik bunga :|. KPR mempunyai 2 tipe bunga yaitu :

  1. Tetap (Fixed)
    Kita membayar bunga dengan besar tetap selama masa jangka waktu kredit. Tidak terpengaruh mekanisme pasar.
  2. Mengambang (Floating).
    Pihak bank dapat mengubah besar bunga tergantung pada mekanisme pasar. Jadi setiap bulan bisa jadi bunga berubah, bisa naik ataupun turun.

Biasanya bank menggunakan gabungan dua tipe tersebut, bunga tetap pada awal jangka waktu masa kredit, kemudian selanjutnya menggunakan bunga mengambang.  Jangka waktu lama untuk bunga tetap dapat menguntungkan kita karena lebih memberi kepastian berapa besar cicilan yang harus kita bayar tiap bulannya.

Walaupun kadang bunga bank yang mengikuti pasar bisa turun, namun nampaknya itu jarang terjadi. Ingat tahun 1998 bunga bank naik mencapai 30%!!, menyebabkan kredit macet dimana-mana. Jadi memilih bank yang memberi KPR dengan bunga tetap dalam jangka waktu yang lebih lama bisa jadi pilihan bagus.

Cara Menghitung Bunga KPR

Setelah kita tahu besar bunga dan tipe bunga, sekarang lanjut ke cara menghitung bunga tersebut.

  1. Perhitungan Efektif
    Bunga dihitung besar saldo pokok pinjaman pada bulan lalu. Jadi perhitungannya adalah suku bunga dikali dengan sisa pokok pinjaman. Ini membuat pembayaran bunga semakin kecil setiap bulan.
  2. Perhitungan Flat
    Bunga dihitung berdasar pokok pinjaman awal, bukan sisa pinjaman. Jadi jumlah bunga tetap sama karena perkalian berdasar pinjaman awal.

Jadi jika kita ingin menggunakan KPR perlu diperhatikan hal-hal diatas, setiap Bank mempunyai penawaran yang berbeda.

Selain perhitungan diatas, ada juga KPR Syariah yang menggunakan sistem Murabahah (Jual Beli). KPR Syariah tidak mengenal bunga namun menggunakan sistem bagi hasil yaitu harga rumah + margin. Bisa dibilang pihak bank akan membeli rumah yang kalian pilih dan kalian membelinya ditambah margin keuntungan tertentu utk pihak bank dengan cara cicilan.

Salah satu keuntungan KPR Syariah adalah besar cicilan yang tetap sama setiap bulannya walaupun mungkin lebih tinggi daripada jika kita mengambil KPR Non Syariah.

Jadi selamat berusaha para Pejuang KPR, dan jangan menyerah demi Sandang Pangan Papan!!

Leave a Reply