Tidak Ada Teknologi yg Bullshit, Adanya Programmer Dzalim

image

Ini adalah pandangan saya tentang teknologi wuihh, termasuk didalamnya produk IT, bahasa pemograman, dan teman temannya. Bagaimana sebaiknya kita melihat atau memanfaatkan teknologi yang banyak banget muncul. Mungkin pandangan ini tidak ada artinya bagi teman programmer yang budiman, tp tidak mengapa, kebetulan malam ini saya sedang menganggur :3.

Dzalim itu apa?, dzalim adalah menempatkan sesuatu tidak pada tempatnya. Seperti halnya orang buang sampah sembarangan, pasang iklan di pohon, pemimpin yang tidak amanah, pipis di BTS, piara kucing di akuarium, dan banyak lagi sebenarnya.

Kalo di dunia IT, Seringkali saya mendengar ada programmer sakit hati karena gagal mengimpementasikan sebuah teknologi didalam sistem atau aplikasi yang dibuatnya, kemudian koar2 di segala media curhat semacam ini :

“database nganu is bullshit”

Iya kali bro, aplikasi database dijadikan kambing hitam

“pengguna database nganu itu cuma hipster, aku udah coba setahun balik lagi pake database ngitu yg lama dan fine fine aj”

Weleh, kalau gitu siapa yg hipster coba. Kerjakan PR-nya dulu sebelum digunakan di project beneran, itu kegunaannya buat apa, sesuai utk kondisi apa, siapa saja yang sudah mengimplementasikannya dan lihat use casenya.

“tapi ada bug noh, di databasenya noh..”

Bisa jadi, tapi kalem aj bro, jgn seperti cewek abege yg patah hati trus bikin status “semua cowok sama saja, semua brengsek”.

image

Kebanyakan yg saya lihat mereka tidak menyadari disaat mereka gagal dan koar2, banyak programmer lain yang berhasil menggunakan teknologi tersebut. Andai mereka mau cek Quora, blog walking, ikutan group FB, ikutan komunitas programer, atau bahkan dari twitter. Itu semua tergantung aplikasi yg dikembangkan dan juga skill, mulai dari skill programming sampai analisa.

Terkadang ekspektasi kita sebagai programmer terhadap teknologi baru yang lg ngetren cukup tinggi. Namun bukan berarti kita harus cepat mengimplementasikan di project atau aplikasi kita. Kita berusaha menggunakan bleeding edge teknologi, kalau tidak kuat mental dan modal ya sama aj. Karena implementasinya membutuhkan waktu dan riset, nanti jika tidak kuat mental bisa “keblondrok”. Duh niat e pengen jadi hipster je, tapi malah membuat project gagal dan kritis.

Yang penting juga jgn antipati, gunakan waktu senggang untuk belajar dan mengimplementasikannya dalam weekend project atau toys project terlebih dahulu. Jadi programer pragmatis aj, disesuaikan kebutuhan skrng ini namun tetep terbuka belajar hal yang baru, dengan begitu kita bisa mengimplementasikannya di masa mendatang.

Disaat kita ingin belajar sesuatu, coba diingat2 kalimat ini

“Siapalah kita ini, siapalah saya ini”

Kurangai ego, biar ilmu gampang masuk

*wessss, bijak tenan tulisanku iki. Bojoable banget :3

3 Replies to “Tidak Ada Teknologi yg Bullshit, Adanya Programmer Dzalim”

Leave a Reply