Belajar Dengan Cara Modern dan Keren

Dahulu saat masih duduk di bangku SD saya memperhatikan guru mengajar di depan kelas, beliau menulis di papan dengan kapur tulis yang debunya membuat bersin-bersin. Kurang baik untuk penderita asma seperti saya :(.

Kemudian melanjutkan sekolah ke SMP dan SMU, guru mengajar menggunakan papan tulis, namun kali ini menggunakan spidol dan sesekali menggunakan OHP (Overhead Proyektor). Kelihatan lebih canggih!.

Masuk perguruan tinggi, dosen mengajar menggunakan proyektor dan komputer. Membuat slide menarik, dengan konten berisi video dan gambar.

Teknologi cepat sekali berkembang. Sekarang memasuki era perangkat bergerak (mobile), seperti tablet dan handphone disertai juga dengan internet. Tentu saja kita juga harus memanfaatkanya dengan sat set bat bet. Terutama dalam mencari ilmu dan mengasah skill.

udemy home

Saat ini kita dan anak2 kita nanti tidak bisa terlepas dari perangkat bergerak dan internet. Karena itu kita harus mendorong mereka agar bisa belajar melalui media tersebut.

Ini penting, karena perangkat bergerak memberi kemudahan kepada kita untuk mengakses materi pelajaran dan juga kemudahan dalam berkolaborasi dengan orang lain. Mudah dalam mengakses dan berkolaborasi adalah kunci!.

coursera

Saat ini sudah banyak muncul media pembelajaran online seperti Coursera dan Udemy. E-learning tersebut menyediakan sesi kursus yg dikembangkan bersama universitas dan menyediakan sertifikasi resmi. Walaupun kebanyakan masih dari universitas luar negeri, saya yakin tren tersebut akan ramai juga di Indonesia.

Karena itu institusi pendidikan harus mulai memanfaatkan media internet sebagai bagian dari proses belajar mengajar. Bisa dimulai bukan sebagai pengganti kampus dan kelas, tapi lebih ke sarana pendukung (suplemen).

udemy

Yang lebih menggembirakan adalah semua orang bisa menjadi pengajar dan membuka kelas online. Artinya orang yang ingin belajar bisa mempunyai banyak pilihan untuk memilih materi dan pengajar yg diinginkan.

Masalah biaya, setiap kursus bermacam-macam, bahkan ada yang gratis tis tis. Menurut saya harganya masih terjangkau. Bagi para profesional yang mungkin sudah tidak membutuhkan sertifikat dan hanya ingin menajamkan skillnya tentu hal ini bermanfaat.

Itu juga yang mendorong saya untuk membuat blog Mootuts. Walaupun hanya kegiatan sampingan, namun kedepannya saya ingin blog tersebut bisa digunakan sebagai sarana belajar online yang lebih lengkap dan kompeten di bidang IT.

Doakan saya ya 🙂

 

 

Leave a Reply