Mengganti Ponsel ke Lumia 730 Dual SIM

Pembukaan, Bismillah..

Jadi begini ceritanya..

Sudah 3 tahun ini saya menggunakan 2 buah ponsel, yaitu HTC One V dan Lumia 520. Kenapa 2 buah ponsel? saya membeli Lumia 520 sekedar mencoba ponsel dengan sistem operasi Window Phone (WP).

Ternyata sistem operasi WP cukup nyaman digunakan, walaupun aplikasi yang didukung masih kalah variasi dengan Android atau IOS. Namun menurut saya sudah cukup lengkap dan nyaman untuk digunakan sehari-hari.

Singkat cerita,  HTC One V saya sudah uzur dan segan untuk hidup, saya berfikir untuk mencari ponsel dengan Dual SIM dan ponsel Lumia 520-nya saya berikan kepada adik saya.

Pilihan jatuh diantara Lumia 535 dan Lumia 730. Dari segi spesifikasi, terutama prosesor dan RAM tidak terlalu mencolok. Dari harga beda cukup jauh, tapi Lumia 730 mempunyai kamera dan tampilan layar yg lebih baik. Selain itu juga mempunyai NFC. Detailnya bisa kalian lihat di tautan diatas.

Kemudian saya mencoba untuk meraba-raba, dari segi casing dan layar terasa berbeda. Lumia 730 layarnya terasa lebih sensitif. Memang seharusnya layar ponsel itu tajam seperti tatapan seorang kekasih, dan Lumia 730 seperti itu. Casingnya terbuat dari polikarbonat, semacam plastik yg fantastik.

Saya pegang-pegang dengan lebih antusias.. *tanpa nafsu. Ternyata Lumia 730 terasa lebih mantap dan cemekel karena memang lebarnya hanya 4.7″, dibanding Lumia 535 yang lebarnya 5″.

Akhirnya saya membeli Lumia 730

Perjalanan Dimulai

Ok, saatnya mencoba Lumia 730.

Jika kalian melihat halaman Lumia 730 di situ terdapat kata “Selfie Redefined”, sepertinya ponsel ini memang dibuat untuk berfoto ria. Bahkan saya mendapat hadiah tongsis / monopod — yang sekarang dipakai keponakan —.

WP_20141223_05_35_04_Pro

Spesifikasi kameranya adalah sebagai berikut.

Kamera Utama :

  • Kamera utama: 6,7 MP
  • Jenis Fokus Kamera: Fokus Otomatis
  • Perbesaran digital kamera: 4 x
  • Lensa kamera: Lensa ZEISS
  • Ukuran sensor: 1/3,4 inci
  • Bilangan F/apertur kamera: f/1,9
  • Jarak fokus kamera: 26 mm
  • Jenis Lampu Kilat Kamera: Lampu kilat LED
  • Fitur kamera: Sensor gambar bercahaya di sisi belakang, Sensor 16:9 sejati
  • Jarak fokus minimal kamera: 10 cm

Kamera Depan

  • Kamera depan: Full HD 5 MP sudut lebar
  • f-number/aperture kamera depan: f/2,4
  • Fitur kamera depan: Panjang fokus 24 mm, Pengambilan gambar, Panggilan video, Perekaman video
  • Resolusi video kamera depan: 1080p (Full HD, 1.920 x 1.080)

Saya mencoba jepret disana dan disini menggunakan kamera utama. Hasilnya bagus, mengingat skill fotografi saya mendekati nol. Tapi cukup membahagiakan.

WP_20141225_09_25_13_ProJepretan di dalam ruangan

WP_20141224_18_41_26_ProJepretan malem malem

WP_20141225_09_31_43_ProJepretan tampak dekat tp cuma temenan

WP_20141225_09_37_10_ProJepretan go green

Untuk kamera depan, saya tidak akan mencoba selfie karena belum siap mental dan membuat saya sendiri tertekan. Jadi saya fotokan gelas berisi kopi ini.

WP_20141225_11_08_50_ProJepretan lodse nyohi

Ponsel ini juga mempunyai NFC. Saya berfikir bagaimana cara mencobanya ya, kemudian teringat dengan E-KTP. Saya coba dekatkan dan bunyi “titut titut”, saya coba tunggu tapi tidak ada aplikasi yg merespon. Ok, paling tidak sensor NFC-nya sudah bekerja.

Untuk baterai cukup awet, koyo ratau ono masalah.. *tsaahhh. Bagi saya yang sebelumnya memakai Lumia 520, ponsel yg ini memang terasa lebih awet baterainya. Bisa dilihat dari spesifikasi berikut

  • Kapasitas baterai: 2220 mAh
  • Replaceable battery: Ya
  • Waktu siaga maksimal: 25 hari
  • Waktu bicara maksimal (2G): 22 jam
  • Waktu bicara maksimal (3G): 17 jam
  • Waktu pemutaran musik maksimal: 60 h
  • Waktu jelajah jaringan Wi-Fi maksimal: 10,5 h
  • Waktu pemutaran video maksimal: 9 jam

Secara keseluruhan ponsel Lumia 730 memang bagus dan cukup membahagiakan. Kapan-kapan saya coba review lagi aspek lainnya secara mendalam dan menyeluruh hahahaha…

Semoga bermanfaat

One thought on “Mengganti Ponsel ke Lumia 730 Dual SIM”

Leave a Reply